Resep V60 Odd-Steinar Tøllefsen: Rahasia Nyeduh Kopi Natural Biar Tetap Kaya Rasa Tapi Ringan

otten

“We wanted to present a coffee that has the complex, intense fruit notes of a natural process, but with the clean, elegant body of a washed coffee.”
— Odd-Steinar Tøllefsen


Masalah yang Sering Dihadapi Pecinta Kopi Natural

Pernah nggak sih, kamu beli kopi single origin dengan label natural process—alias dikeringkan bareng daging buahnya—dengan harapan bisa ngerasain ledakan rasa buah dan manis yang legit? Tapi pas diseduh, hasilnya malah:

  • Terlalu berat di lidah
  • Rasanya “kotor” atau muddy (kurang jernih)
  • Manisnya berlebihan sampai bikin enek di tenggorokan

Rasa buahnya memang keluar kuat banget. Tapi sensasi ringan dan segar yang bikin kamu pengen nggak berhenti nyruput—justru hilang entah ke mana.

Kalau kamu sering ngalamin ini, tenang. Kamu nggak sendirian. Dan kabar baiknya: ada solusinya.


Solusi dari Juara Dunia

2015 odd steinar tøllefsen (norwegia)

Di tahun 2015, di ajang World Brewers Cup (WBrC) yang digelar di Gothenburg, Swedia, seorang barista asal Norwegia bernama Odd-Steinar Tøllefsen berhasil memecahkan teka-teki ini.

Dengan modal Hario V60 Keramik dan segudang pengalaman dari roastery-nya, Supreme Roastworks di Oslo, dia membawa kopi Ninety Plus Nekisse—sebuah kopi natural asal Ethiopia dengan potensi rasa buah beri hitam, markisa, dan nektar yang luar biasa.

Buat kalian yang pengen kepo lebih jauh tentang rasa unik dari buah kopi Ethiopia berproses kering ini, kalian bisa langsung intip profilnya di Ninety Plus Coffee

Tantangannya sederhana: Bagaimana membuat kopi natural yang super kaya rasa ini tetap terasa ringan dan bersih di lidah juri?

Dan dia berhasil. Gelar Juara Dunia 2015 pun menjadi miliknya.

Penasaran gimana caranya? Yuk, kita bedah satu per satu!


Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum mulai, pastikan semua alat dan bahan ini siap ya. Resep ini butuh presisi, terutama soal air dan gilingan.

Bahan:

BahanTakaranCatatan
Kopi20 gramPilih kopi natural atau anaerobic yang punya karakter fruity kuat. Bisa dari Ethiopia, Kolombia, atau lokal.
Air300 gramRasio 1:15. Ini rasio emas buat dapetin body pas dan rasa manis seimbang.
Suhu Air92°CHangat, tapi nggak terlalu panas. Pas buat ngambil manisnya tanpa bikin pahit.
Gilingan KopiKasar!Seukuran garam kasar atau hampir kayak gilingan French press. Ini kunci utama!
Kualitas AirTDS rendahAir kemasan kayak Amidis atau Cleo. Makin rendah mineralnya, makin bersih rasa kopinya.

Alat:

  • Hario V60 Ceramic Size 02
  • Kertas filter Hario (putih)
  • Timbangan digital
  • Teko leher angsa (gooseneck kettle)
  • Sendok atau pengaduk

🔑 Rahasia Utama: Kenapa Gilingan Kasar + Tuang Agresif?

Odd-Steinar punya dua trik jitu yang bikin resep ini beda dari yang lain.

1. Gilingan Kasar

Kebanyakan orang mikir, biar rasa kopi keluar maksimal, gilingannya harus halus. Padahal, buat kopi natural yang punya kadar gula dan fruktosa tinggi, gilingan halus itu berisiko tinggi. Kenapa?

Gilingan halus bikin air cepat mengekstrak rasa. Tapi kalau kebanyakan, yang keluar bukan cuma rasa manis, tapi juga pahit dan sepet. Apalagi kopi natural yang punya partikel lebih rapuh, risiko over-extraction-nya makin gede.

Dengan gilingan kasar, air butuh waktu lebih lama untuk nembus ke dalam partikel kopi. Hasilnya: zat pahit nggak keburu keluar, dan rasa kopi jadi lebih jernih.

2. Penuangan Agresif (Turbulensi Tinggi)

Tapi kalau cuma giling kasar doang, kopi bisa jadi hambar dan encer (under-extracted). Makanya, Odd-Steinar ngimbangin dengan teknik menuang yang unik:

Air dituang dari ketinggian, dengan aliran deras, langsung ke tengah bubuk kopi.

Percikan dan pusaran air yang terjadi—disebut turbulensi—ini berfungsi mengaduk bubuk kopi secara alami. Tanpa perlu diaduk pakai sendok, air yang deras ini “memaksa” rasa manis dan buah dari gilingan kasar keluar secara maksimal, tanpa mengajak kepahitan ikutan.


Langkah-Langkah Seduh

Target waktu total: 3 menit – 3 menit 30 detik.

1. Pemanasan Awal (0:00 – 0:30)

Letakkan kertas filter di V60 keramik. Siram dengan air mendidih dalam jumlah banyak. Ini wajib banget!

Kenapa? Selain buat ngilangin bau kertas, langkah ini juga memanaskan bodi keramik yang tebal. V60 keramik kalau udah panas merata, suhu air di ruang seduh bakal stabil dari awal sampe akhir. Stabil = ekstraksi maksimal.

Buang air bilasan dari dalam server.


2. Masukkan Kopi (0:30 – 0:45)

Masukkan 20 gram kopi giling kasar ke dalam dripper. Ketuk-ketuk ringan dinding dripper biar permukaan kopi rata. Jangan lupa tare (nol-kan) timbangan.


3. Fase Blooming (0:45 – 1:30)

Nyalakan timer, lalu tuang 50 gram air dengan gerakan memutar cepat untuk membasahi seluruh permukaan kopi.

Setelah selesai, goyangkan (swirl) dripper dengan lembut atau aduk pakai sendok—biar semua partikel kopi basah merata.

Diamkan sampai detik ke-45. Ini namanya fase blooming, di mana kopi melepaskan gas karbon dioksida. Aroma buah segar bakal langsung tercium di fase ini!


4. Penuangan Utama (1:30 – 2:15)

Di detik ke-45, saatnya satu kali penuangan besar tanpa putus sebanyak 250 gram—sampai total di timbangan jadi 300 gram.

Cara menuangnya beda dari biasanya:

  • Angkat teko agak tinggi (sekitar 10–15 cm di atas dripper).
  • Kucurkan air dengan aliran deras dan mantap.
  • Arahkan pancaran air ke bagian tengah bubuk kopi.

Tingginya jatuhan air ini bikin pusaran kuat di dalam dripper. Pusaran ini mengaduk bubuk kopi secara otomatis, jadi ekstraksi berjalan cepat dan merata.

Selesaikan penuangan ini sebelum timer menyentuh menit ke-2:15.


5. Fase Menunggu & Akhir Seduhan (2:15 – Selesai)

Setelah penuangan selesai di angka 300 gram, jangan goyang dan jangan ketuk dripper lagi.

Biarkan sisa air menetes perlahan dengan bantuan gravitasi. Air bakal turun habis sekitar menit ke-3 hingga 3:30.

Saatnya menikmati! 🍵


Cerita di Balik Resep Juara Dunia

steinargrande

Di tahun 2015, panggung WBrC dipenuhi kontestan dengan pendekatan yang super kompleks. Ada yang bawa air laboratorium dengan kadar mineral diatur sedemikian rupa. Ada yang pakai teknik tuang berkali-kali (pulse pouring) yang bikin pusing.

Kalian yang penasaran sama peta kompetisi dunia lainnya bisa mampir ke artikel https://jelajahkopi.com/daftar-juara-wbrc-world-brewers-cup/ biar tahu siapa aja master seduh legendaris di bumi ini

Tapi Odd-Steinar datang dengan pendekatan khas Skandinavia: sederhana, bersih, dan fokus ke bahan baku.

Langkah pertamanya: Dia membawa air langsung dari mata air di Norwegia. Air di sana terkenal punya kadar mineral yang sangat rendah (soft water). Air lunak ini seperti kanvas kosong—dia nggak punya rasa sendiri, jadi dia “menyerap” dan membawa karakter kopi dengan setia.

Langkah keduanya: Gilingan kasar + tuang dari ketinggian. Kombinasi yang sederhana, tapi brilian.

Dan hasilnya? Saat juri mencicipi, mereka langsung terkejut. Kopi natural yang biasanya berat dan “kotor” itu tersaji sangat bersih, elegan, ber-body lembut, tapi dengan ledakan rasa buah tropis yang intens.

Gelar juara pun jatuh ke tangannya. Dan sampai sekarang, resep ini masih jadi salah satu yang paling dicari oleh pecinta kopi di seluruh dunia.


Kalau Seduhan Nggak Enak, Coba Ini (Troubleshooting)

Nggak semua percobaan pertama berhasil. Jenis kopi, air, dan alat yang kita pakai di rumah pasti beda. Kalau hasil seduhan pertama belum memuaskan, coba kalibrasi dengan panduan ini:

MasalahPenyebabSolusi
Hambar / encerEkstraksi kurang (under-extracted)Haluskan sedikit gilingan (ke arah medium) atau tuang air lebih deras dari posisi lebih tinggi biar turbulensi makin kuat.
Pahit / sepet di lidahEkstraksi berlebih (over-extracted)Kasarkan lagi gilingan, turunkan suhu air ke 90°C, atau pastikan pakai air dengan TDS rendah (di bawah 50 ppm). Air yang tinggi mineral gampang memicu kepahitan.
Terlalu berat / bikin enekEkstraksi terlalu lama atau gilingan terlalu halusKasarkan gilingan dan pastikan total waktu seduh nggak lebih dari 3:30.

Yuk, Cobain dan Share Pengalaman Kamu!

Nah, itu dia resep V60 legendaris dari Odd-Steinar Tøllefsen yang bisa kamu coba di rumah hari ini.

Ternyata, buat dapetin kopi yang kaya rasa tapi tetap ringan di lidah nggak butuh alat super mahal atau teknik ribet. Kuncinya cuma dua: paham cara kerja gilingan dan paham karakter kopi yang kamu pakai.

Gimana? Tertarik untuk langsung praktik? Atau kamu punya resep V60 andalan sendiri yang nggak kalah jitu buat kopi natural? Share dong di kolom komentar! Mari kita saling berbagi ilmu dan pengalaman seduh kopi. ☕✨

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *