Nyobain Biji Kopi Collins Roasters Halu Natural: Rasa Soft, Asamnya Sopan!

Kemasan biji kopi Collins Roasters Halu Natural

Lagi cari referensi biji kopi fruity yang asik buat diseduh manual pakai V60 di rumah? Kali ini Jelajah Kopi mau membedah salah satu beans lokal yaitu Halu Natural dari Collins Roasters.

Jujur aja, secara harga kopi ini memang terbilang agak pricey dibanding rata-rata roastery lokal lainnya. Tapi, apakah rasanya sebanding dengan harganya? Mari kita bahas tuntas dari segi kemasan, spesifikasi, sampai hasil seduhannya!

Unboxing: Packaging Premium dan Edukatif

Pantas saja harganya sedikit di atas rata-rata. Pas paketnya datang, experience pertamanya udah dapet banget karena kopinya aman terlindungi di dalam box kardus khusus. Waktu box-nya dibuka, kita disambut kemasan ziplock doff putih transparan yang estetik dan minimalis.

Nggak cuma itu, yang bikin kopi ini terasa premium adalah adanya kartu kuning mentereng di dalamnya. Kartu ini berisi informasi spesifikasi biji kopi lengkap dengan Brewing Guide yang sangat mendetail! Buat home brewer yang suka ngulik, nah bisa start dari resepnya Collins Roasters ini buat patokan awal.

Spesifikasi Kopi Halu Natural Collins Roasters

Biar ada bayangan sebelum checkout, ini dia profil lengkap dan harga dari Halu Natural racikan Collins Roasters:

  • Origin: Gunung Halu, Jawa Barat (Ketinggian 1400 mdpl)
  • Varietas: Sigararutang
  • Proses (Process): Natural
  • Tasting Notes: Guava, Tropical Fruits, Red Apple [Gue hanya nemu apel 🙁 ]
  • Rekomendasi Alat: Filter Coffee (V60, Kalita, dll)
  • Harga: Rp81.000 (100 gram) | Rp120.000 (200 gram)

Battle Resep Seduh: Panduan Kartu vs Metode Tetsu Kasuya

Kartu panduan seduh brewing guide Collins Roasters

Di dalam paketnya, Collins Roasters udah nyediain brewing guide standar dengan rasio 1:15, grind size medium coarse, dan suhu air 88-90°C.

Gue sempat nyobain resep bawaan dari kartu mereka. Hasilnya memang enak, tapi rasa penasaran gue buat “ngulik” biji kopi seharga Rp81.000 ini nggak berhenti di situ.

Akhirnya, gue memutuskan untuk bereksperimen menggunakan metode 4:6 dari Tetsu Kasuya. Dan hasilnya? Jauh lebih cocok di lidah gue!

Review Rasa: Karakter Kalem yang Nyaman di Lidah

Sedikit berbeda dengan resep bawaan yang karakternya sudah jadi standar, saat diseduh dengan metode Kasuya, profil rasa Halu Natural ini jadi makin “ketemu” namun tetap sopan:

  • Flavour Profile: Catatan rasa Red Apple (apel merah)-nya jadi lebih jelas dan bertekstur. Rasanya keluar semua, tapi tipikalnya yang kalem, bukan fruity yang meledak-ledak atau acidity (keasaman) yang nyereng/tajam.
  • Body & Mouthfeel: Kekentalannya (body) tergolong biasa aja alias cenderung light to medium. Tapi ini justru bikin sensasi minumnya jadi sangat ringan dan clean.
  • Aftertaste: Ini poin juaranya! Aftertaste-nya sangat nyaman, bersih, dan nggak ada rasa “ganggu” atau pahit yang tertinggal di tenggorokan.

Kesimpulan: Apakah Worth It Dibeli?

Bungkus Kopi Collins Roaster

Dengan harga Rp81.000 untuk 100 gram, Halu Natural dari Collins Roasters ini memang masuk kategori premium. Tapi menurut gue, ini sangat worth it karena rasanya, packagingnya itu layak untuk harga segitu.

Lo dapet packaging pengiriman yang aman pakai box, kartu panduan seduh yang sangat edukatif buat pemula, dan yang paling penting: karakter kopi yang soft, bersih, dan gampang banget dinikmati. Ini pilihan super aman buat lo yang pengen nyeduh kopi V60 anti-gagal dengan hasil rasa buah yang comforting.

Penasaran pengen nyobain sensasi clean-nya Halu Natural ini? Lo bisa langsung meluncur ke official store Collins Roasters lewat link di bawah ini:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *